Trading on Support

Daily Update

TOP GAINER

Stockcode Last Prev %
BBCAODCG0A 31,425 100 31,325.00
SINI 925 740 25.00
JTPE 825 660 25.00
ESIP 535 430 24.42
TBMS 995 800 24.37
Last update : 2019-11-20 08:50:01

TOP LOSER

Stockcode Last Prev %
COWL 117 180 -35.00
MPOW 129 183 -29.51
PURE 480 640 -25.00
CITY 165 220 -25.00
DEAL 488 650 -24.92
Last update : 2019-11-20 08:50:01

TOP VOLUME

Stockcode Last Prev TVOL
MAMI 250 248 391,776,600
MYRX 50 52 319,901,300
TRAM 51 54 271,604,800
STUP 10 10 158,759,800
BRMS 52 54 155,855,700
Last update : 2019-11-20 08:50:01

TOP VALUE

Stockcode Last Prev TVAL
BBRI 4,190 4,120 584,411,721,000
TLKM 4,020 4,000 455,739,486,000
BBCA 31,575 31,400 379,769,190,000
BMRI 7,150 6,975 236,491,602,500
BBTN 2,070 1,955 159,242,936,000
Last update : 2019-11-20 08:50:01

TOP ACTIVE

Stockcode Last Prev TFREQ
MNCN 1,420 1,410 62,865
STUP 10 10 23,440
MAMI 250 248 21,363
IPTV 510 505 19,389
KPIG 124 125 13,172
Last update : 2019-11-20 08:50:01

 

Daily Update

Market Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 19 November 2019 ditutup melemah 0,48% pada level 6152. Sektor pertambangan mengalami pelemahan terbesar. Investor asing net buy Rp 204,88 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup mix, dimana indeks Dow Jones dan S&P500 ditutup melemah sedangkan Nasdaq Composite menguat terbatas. Pelemahan indeks akibat kekhawatiran akan dampak perang dagang terhadap daya beli konsumen setelah beberapa peritel merilis prospek yang menurun. Sentimen negatif juga berasal dari pernyataan Trump yang akan menaikkan tarif impor terhadap produk dari China jika tidak segera tercapainya kesepakatan antara kedua negara. Selain itu Trump juga menyatakan akan menyetujui kesepakatan dagang yang disukainya. Indeks Dow Jones ditutup melemah dari rekor tertingginya akibat koreksi pada saham Home Depot setelah merilis data penjualan yang mengecewakan. Sementara itu harga minyak mentah melemah signifikan akibat kecemasan akan melimpahnya suplay minyak mentah global dan ketidakpastian kemajuan negosiasi dagang AS-China yang telah membuat suramnya…
Read More

WINTrading Video Profile

News

post-img
Sektor Ritel Bebani Indeks, Dow Jones & S&P Melemah

JAKARTA – Indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 turun dari level tertinggi pada hari Selasa (19/11/2019) karena proyeksi…

20 Nov 2019 | Read More
post-img
Bursa Eropa Melemah dari Level Tertinggi Empat Tahun

JAKARTA – Bursa saham eropa ditutup berbalik melemah pada perdagangan Selasa (19/11/2019) karena kurangnya kejelasan tentang kemajuan pembicaraan perdagangan antara…

20 Nov 2019 | Read More
post-img
Cadangan AS Diproyeksi Meningkat, Minyak Mentah Anjlok

JAKARTA – Minyak mentah melemah menyusul proyeksi kenaikan cadangan minyak AS serta prospek pembicaraan perdagangan AS-China yang terhenti. Minyak West…

20 Nov 2019 | Read More
post-img
Shortfall Pajak 2019 Diperkirakan Melebar Capai Rp259 Triliun

JAKARTA - Partner DDTC Fiscal Research Bawono Kristiaji memperkirakan shortfall penerimaan pajak tahun 2019 melebar dari outlook. Dia mengatakan, melihat…

20 Nov 2019 | Read More
post-img
Pasar Pesimistis Kesepakatan Dagang, Rupiah Lanjut Melemah

JAKARTA – Rupiah melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (19/11/2019) terimbas pesimisme pasar terhadap kesepakatan perdagangan tahap pertama yang sampai saat…

20 Nov 2019 | Read More

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"
PT. Waterfront Sekuritas Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh





INFO TERBARU
Mulai 26 november 2018 , Penyelesaian transaksi bursa di pasar reguler menjadi 2 hari bursa (T+2)