Citra Marga (CMNP) Targetkan Pendapatan Rp3,9 T di 2024

 PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menargetkan meraup pendapatan sebesar Rp3,936 triliun sepanjang tahun 2024, atau tumbuh 9,9 persen dibanding tahun 2023 yang ditaksir mencapai Rp3,579 triliun.




Target itu ditopang perkiraan taksiran trafik di lima ruas jalan ton perseroan sepanjang tahun 2024.




Rincianya, trafik di ruas tol JIUT ditaksir mencapai 555.584, ruas tol Waju 62.725, ruas tol Soroja 44.074, ruas tol Desari 97.660 dan ruas tol Cisumdawu.



Direktur CMNP, Hasyim menjelaskan, pendapatan perseroan akan meningkat seiring dengan telah beroperasinya ruas Cisandawu terutama pada masa perayaan Nataru (Natal dan Tahun Baru).



“Kami targetkan pendapatan dari Cisandawu mencapai Rp258 miliar pada tahun 2023 atau 10 persen dari total pendapatan. Sedangkan pada tahun 2024 (diproyeksi) mencapai Rp446 miliar atau 15 persen dari total pendapatan,” jelas dia dalam paparan publik, Kamis (30/11/2024).



Namun dia juga bilang, laba perseroan sepanjang tahun 2024 hanya sebesar Rp825 miliar atau turun 44,7 persen dibanding tahun 2023 yang ditaksir mencapai Rp1,495 triliun.



“Laba tahun 2024 turun karena beban bunga pinjaman pembiayaan Cisandawu,” jelas dia.



Lebih lanjut dia juga bilang, perseroan menganggarkan belanja modal Rp5 triliun pada tahun 2024 yang sebagian besar diperuntukan menyelesaikan pembangunan ruas tol layang pelabuhan II atau Habour Road II Elevated.



“Tahun depan kami harapkan progress Habour Road II Elevated mencapai 42,62 persen dan dapat dioperasikan tahun 2025,” kata dia.

( KM )


LINK : https://www.emitennews.com/news/citra-marga-cmnp-targetkan-pendapatan-rp39-t-di-2024
Published on 2023-12-01 09:15:31 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"
PT. Waterfront Sekuritas Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh





INFO TERBARU
Mulai 26 november 2018 , Penyelesaian transaksi bursa di pasar reguler menjadi 2 hari bursa (T+2)