28 Feb

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Rabu 27 Februari 2019 ditutup melemah 0,23% pada level 6525. Sektor perkebunan mengalami koreksi terbesar. Investor asing net buy Rp261,02 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup mix, dimana indeks Dow Jones dan indeks S&P500 ditutup melemah sedangkan Nasdaq Composite ditutup menguat terbatas. Dalam dengar pendapat di hadapan kongres AS, pejabat kementerian perdagangan AS menyatakan bahwa AS dan China masih berjuang keras untuk mencapai kesepakatan dagang.akan mempertahankan tarif impor terhadap produk dari China dalam waktu lama jika AS dan China tidak mencapai kesepakatan. Chairman The Fed dalam testimoninya hari kedua menyatakan The Fed akan menghentikan program penyusutan neraca senilai USD4 triliun, yang dianggap pasar sejalan dengan kebijakan The Fed menunda kenaikan suku bunga. Sebelumnya sentimen negatif juga berasal dari meningkatnya ketegangan politik antara India dan Pakistan. Sementara itu Uni Eropa bersikeras menunda Brexit hingga dua tahun jika Uni Eropa dan Inggris gagal mencapai kesepakatan. Harga minyak mentah menguat setelah data cadangan minyak AS mengalami penurunan. Data factory orders AS bulan Desember tumbuh 0,1%. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG akan bergerak dikisaran level 6480 - 6590

News & Analysis

Tahun 2018 IMAS Bukukan Laba Bersih Rp108,13 Miliar

Sepanjang periode tahun 2018 lalu kinerja keuangan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp17,52 triliun meningkat dibandingkan pendapatan bersih di tahun 2017 tercatat hanya mencapai Rp15,36 triliun. Beban pokok pendapatan naik menjadi Rp14,11 triliun di 2018 dari,29 triliun di 2017. Laba kotor naik menjadi Rp3,41 triliun dari tahun sebelumnya Rp3,07 triliun di 2017. Untuk laba usaha naik menjadi Rp1,45 triliun di 2018 dari,37 triliun di 2017. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp108,13 miliar dibanding tahun 2017 yang mencatat rugi sebesar Rp109,63 miliar.

BMRI Akan Tambah Minimal 10 Kantor Cabang Tahun Ini

PT Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) menyatakan tidak akan menghentikan ekspansi jaringan cabang meskipun perseroan juga harus melakukan investasi besar untuk menumbuhkan layanan perbankan digital, salah satunya demi meningkatkan kontribusi pendapatan berbasis komisi. Perseroan akan menambah minimal 10 kantor cabang tahun ini. Perseroan tidak memiliki rencana untuk menghentikan pembukaan jaringan cabang. Saat ini, BMRI memiliki 4.607 jaringan kantor, meliputi 2.632 cabang dan 1.975 jaringan mikro. Namun BMRI juga akan ekspansi perbankan digital tahun ini. Beberapa rencana untuk menumbuhkan perbankan digital itu antara lain pembukaan rekening perbankan melalui aplikasi atau laman daring dan pembukaan kredit digital.

Volume Penjualan SMGR Tahun 2018 Tumbuh 5,8%

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) membukukan penjualan produk semen sebanyak 33,15 juta ton sepanjang tahun 2018 atau tumbuh sekitar 5,8% dibanding tahun sebelumnya. Pada 2017, total penjualan Semen Indonesia Group sebanyak 31,34 juta ton. Pertumbuhan penjualan banyak ditopang kinerja ekspor semen ke sejumlah negara. Tercatat ekspor Semen Indonesia Group (dari pabrik di Indonesia) selama 2018 meningkat 68,7%1,87 juta ton pada 2017 menjadi 3,15 juta ton. Sementara penjualan domestik tumbuh tipis hanya 1,2 % dari 27,09 juta ton pada 2017 menjadi 27,42 juta ton pada 2018.

Laba Bersih ASII Tahun 2018 Tumbuh 15%


PT Astra International Tbk (ASII) membukukan pertumbuhan laba sebesar 15% secara tahunan pada 2018 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. ASIImencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 16% dari Rp206,05 triliun menjadi Rp239,20 triliun pada 2018. Beban pokok perseroan pada 2018 tercatat Rp188,43 triliun, naik sebesar 15% dari 2017 sebesar Rp163,69 triliun. Laba kotor tumbuh 19,83% menjadi Rp50,76 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp42,36 triliun. Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp21,67 triliun tercatat naik 15% dari 2017 yang sebesarRp18,84 triliun.

KAEF Berencana Tambah 100 Outlet Tahun Ini


PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) berencana menambah 100 outlet baru pada 2019 seiring dengan target pertumbuhan penjualan sebesar 13%-15% yang dipasang perseroan. Perseroan telah merealisasikan penambahan 200 gerai ritel farmasi dan apotek baru pada tahun lalu. Pada tahun ini,KAEFdapat menambah 100 outlet baru dengan alokasi dana sebesar Rp250 miliar - Rp300 miliar. Penambahan sepanjang tahun ini memang tidak sebanyak tahun lalu. Penambahan outlet pada tahun lalu untuk memperluas cakupan pasar. Adapun, pada tahun ini perseroan akan meremajakan outlet yang ada agar lebih optimal mendorong penjualan.

ACST Targetkan Kontrak Baru Tahun Ini Rp15 Triliun

PT Acset Indonusa Tbk (ACST)target perolehan kontrak baru senilai Rp15 triliun pada 2019. ACST membukukan pertumbuhan pendapatan bersih Rp3,7 triliun atau naik 23% secara tahunan pada 2018 dari Rp3,0 triliun pada 2017. Namun laba bersih ACST turun 88,3% dari Rp154 miliar pada 2017 menjadi Rp18 miliar pada 2018


Stock Pick

JSMR

Pada perdagangan kemarin saham JSMR ditutup menguat pada level harga 5250. JSMR selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 5150-5300
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 5325

KLBF

Pada perdagangan kemarin saham KLBF ditutup menguat pada level harga 1520. KLBF selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1500-1540.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1545

BBNI

Pada perdagangan kemarin saham BBNI ditutup menguat pada level harga 8850. BBNI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 8750-8950.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 9000

SCMA


Pada perdagangan kemarin saham SCMA ditutup menguat pada level harga 1745. SCMA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1730-1760.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1765

ICBP

Pada perdagangan kemarin saham ICBP ditutup menguat pada level harga 10425. ICBP selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 10300-10550.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 10575

ADRO


Pada perdagangan kemarin saham ADRO ditutup menguat dilevel harga 1375. ADRO selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1355-1390.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1395


Disclaimer :

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.
This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2019
Published on 2019-02-28 08:43:44 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"
PT. Waterfront Sekuritas Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh





INFO TERBARU
Mulai 26 november 2018 , Penyelesaian transaksi bursa di pasar reguler menjadi 2 hari bursa (T+2)