22 Apr

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari Kamis 18 April 2019 ditutup menguat 0,39% pada level 6507, setelah pada awal sesi sempat menyentuh level 6636. Sektor keuangan mencatatkan penguatan terbesar. Investor asing net sell Rp 1,426 triliun. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Kamis pekan lalu ditutup menguat yang dipicu oleh data ekonomi dan laporan keuangan emiten yang lebih baik dari perkiraan. Wall Street tutup pada hari Jumat karena libur Good Friday. Data penjualan ritel AS bulan Maret meningkat 1,6%, lebih baik dari perkiraan yang sebesar 0,9%, setelah bulan sebelumnya turun 0,2%. Data initial claims pekan lalu menunjukkan penurunan tenaga kerja yang mengajukan klaim menjadi 192 ribu dari 197 ribu dan lebih baik dari perkiraan yang sebanyak 208 ribu. Indeks leading indicators meningkat 0,4% dari bulan sebelumnya 0,1%. Namun indeks Philadelphia Fed bulan April turun pada level 8,5 dari 13,7. Pada pekan ini pasar akan kembali mencermati data ekonomi dan laporan keuangan emiten. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya existing home sales, FHFA housing price index, new home sales, durable orders, GDP Q1 dan Mich Sentiment. Emiten yang akan merilis kinerja diantaranya Facebook, Amazon dan Microsoft. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG akan bergerak dikisaran level 6460 - 6550



News & Analysis

RUPST LPKR Setujui Rights Issue dan Tidak Bagi Dividen


RUPST PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyetujui usulan pelaksanaan rights issue dan penunjukan resmi Dewan Komisaris. Dengan mempertimbangkan berbagai proyek yang sedang berjalan dan proses penyelesaian, perseroan telah memutuskan tidak akan melakukan pembagian dividen dari laba bersih 2018. Rencana rights issue disetujui sebesar USD730 juta dengan harga pelaksanaan Rp235 per saham. Rights issue ini diharapkan dapat dilaksanakan pada semester pertama 2019 ini. Hasil dari rights issue akan digunakan untuk memperkuat neraca perseroan dan konstruksi bagi proyek utama yang sedang berjalan termasuk Meikarta.


TCID Akan Bagi Dividen Rp420/saham


RUPST PT Mandom Indonesia (TCID) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp84,45 miliar atau Rp420 per saham selain itu dalam rapat juga diputuskan perubahan susunan anggota direksi yang akan bertugas sampai tahun 2020. Penjualan domestik di tahun 2018 menunjukan penurunan, namun TCID optimis pasar domestik memiliki potensi yang besar terutama di kategori kosmetik. Untuk itu, beberapa produk baru akan diluncurkan yang diharapkan dapat diterima baik oleh konsumen. Selain itu, seiring dengan perkembangan pesat dunia digital, TCID akan memanfaatkannya untuk mendorong penjualan dan melakukan aktivitas marketing.


BRNA Akan Terbitkan Hak Opsi 12 Juta Saham Untuk Program Mesop


PT Berlina Tbk (BRNA) telah memperoleh persetujuan dalam RUPS pada 19 Mei 2017 lalu untuk menerbitkan hak opsi saham baru perseroan sebanyak-banyaknya 22 juta saham dalam Program MESOP. Saham tersebut terdiri dari Grant 1 sejumlah 10 juta saham dari Grant 2 sejumlah 12 juta saham. Adapun pelaksanaan Grant 2 akan dimulai 1 Mei 2019 sebanyak-banyaknya 12 juta saham dengan nominal Rp50 per saham dan harga pelaksanaan Rp1.070. Pada setiap akhir periode pelaksanaan, perseroan akan melaporkan penerbitan saham yang berasal dari pelaksanaan hak memesan efek terlebih dahulu.


Marina Berkah Akuisisi 35,86% Saham DSFI



PT Marina Berkah Investama (MBI) telah menjadi pemegang saham pengendali PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) setelah mengambilalih sebanyak 666.007.000 saham DSFI dari dua pemegang sahamnya. Jumlah tersebut mewakili 35,86% dari total modal yang disetor dan ditempatkan pada DSFI. Saham itu diambilalih dari Winapex Holdings Ltd dan PT Baruna Inti Lestari pada tanggal 15 April 2019. Dengan selesainya pengambilalihan tersebut MBI kini menjadi pengendali baru PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk.


PSSI Beli 1 Unit Kapal Senilai USD8,6 Juta



PT Pelita samudera Shipping Tbk (PSSI) telah menandatangani perjanjian jual beli pembelian satu unit kapal pada 12 April 2019. Kapal yang dibeli yakni satu unit General Cargo dengan nama MV. Maritime Fortune buatan tahun 2010 Bulk Carrier dengan GT/NT 19.728/10.849. Kapal ini dibeli dari Wellbeing Navigation Co Pte Ltd of Singapore dengan nilai sebesar USD8,6 juta. Sumber pendanaan pembelian aset tersebut berasal 30% menggunakan kas perseroan dan 70% menggunakan hutang bank. Transaksi ini disebutkan bukan transaksi afiliasi dan mengandung benturan kepentingan serta bukan transaksi material.


Tahun Ini BOLT Targetkan Pertumbuhan Laba Hingga 20%

Membaiknya nilai tukar rupiah membuat PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) optimistis meraih hasil yang lebih baik pada 2019. Tahun ini, perseroan menargetkan dapat meraih pertumbuhan laba hingga 20%. Hal ini karena nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berdampak cukup besar terhadap biaya bahan baku perseroan. Tahun ini, BOLT akan penjualan ekspor komponen otomotif ke sejumlah negara di antaranya adalah Jerman, Brazil, Thailand, India, Malaysia, dan Amerika Serikat yang pengirimannya baru akan dimulai pada kuartal IV/2019



Stock Pick

AKRA


Pada perdagangan kemarin saham AKRA ditutup menguat pada level harga 4750. AKRA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 4710-4800.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 4810


SMCB


Pada perdagangan kemarin saham SMCB ditutup menguat pada level harga 1860. SMCB selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1840-1880

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1890


PTPP



Pada perdagangan kemarin saham PTPP ditutup menguat pada level harga 2490. PTPP selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 2460-2510.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 2520


JPFA



Pada perdagangan kemarin saham JPFA ditutup menguat pada level harga 1775. JPFA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1755-1790.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1795


SCMA



Pada perdagangan kemarin saham SCMA ditutup menguat pada level harga 1735. SCMA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1715-1750.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1755


WIKA


Pada perdagangan kemarin saham WIKA ditutup menguat dilevel harga 2420. WIKA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 2390-2450.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 2460



Disclaimer :

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2019
Published on 2019-04-22 08:05:40 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"
PT. Waterfront Sekuritas Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh





INFO TERBARU
Mulai 26 november 2018 , Penyelesaian transaksi bursa di pasar reguler menjadi 2 hari bursa (T+2)