18 April 2017

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 17 April 2017 ditutup melemah 0,69% pada level 5577. Saham sektor infrastruktur menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net buy Rp884,4 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat dipicu oleh reboundnya saham sektor perbankan dan teknologi. Fokus pasar beralih dari sentimen negatif ketegangan geopolitik ke harapan akan earning season yang lebih baik. Beberapa saham komponen Dow Jones dijadwalkan akan merilis laporan keuangan pada pekan ini diantaranya Goldman Sachs, General Electric dan Johnson & Johnson. keuangan beberapa bank besar yang bagus pada akhir pekan lalu menambah optimisme investor disaat pada libur panjang akhir pekan lalu tidak terjadi gejolak politik yang ditakutkan. Rata-rata laba emiten dalam indeks S&P500 pada triwulan I 2017 diperkirakan tumbuh 10,4%, yang merupakan pertumbuhan terbesar sejak triwulan III 2014 menurut data Reuters. Meskipun demikian, pasar masih dapat terpengaruh oleh ketegangan geopolitik. Sementara itu pertumbuhan ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan yaitu tumbuh 6,9% pada kuartal I 2017, mendorong optimisme akan membaiknya pertumbuhan ekonomi global. Untuk Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak melemah. IHSG bergerak pada kisaran level 5515 - 5630


News & Analysis

SUPR Akan Terbitkan Notes USD400 Juta

PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) melalui anak usahanya di Singapura, Pratama Agung PTe Ltd, akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau notes senilai maksimal USD400 juta atau setara dengan Rp5,355 triliun dengan kurs Rp13.388 per dolar AS. Notes ini dijamin dengan menggunakan aset perseroan jika diperlukan sebesar nilai notes yang diterbitkan yakni USD400 juta. Hasil penerbitan notes ini akan digunakan untuk menambah modal kerja dan menunjang kebutuhan pendanaan secara umum. Hasil penerbitan notes ini akan disalurkan ke anak usaha perseroan lain yakni Kharisma Pte Ltd yang nantinya disalurkan berupa fasilitas antar perusahaan kepada perseroan.

TMAS Akan Bagi Dividen Rp20,29/saham


PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) berencana membagikan dividen tunai sebesar Rp 20,29 per saham. Rencana itu sudah disetujui pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST). Pemegang saham sepakat untuk menyisihkan sebagian laba bersih yang diperoleh perusahaan pada tahun lalu yang sebesar Rp 231,30 miliar untuk dividen. Jadi total dividen yang akan dibayarkan kali ini sekitar 10% dari laba 2016. Selain untuk dividen, sisa atau sebesar Rp 208 miliar dari perolehan laba bersih di tahun lalu akan dibukukan sebagai laba ditahan.

SDRA Akan Rights Issue II Sebanyak 1,7 Miliar Saham


PT Bank Woori Saudara Tbk (SDRA) akan melakukan Penawaran Umum Untuk Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (Rights Issue II) dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.700.000.000 saham baru atau 25,10% dari modal ditempatkan dan disetor. Setiap pemegang 1 saham lama yang namanya tercatat hingga 29 Mei 2017 berhak atas 1 saham baru yang harga pelaksanaannya belum ditentukan. Pemegang saham utama perseroan Woori Bank Korea akan melaksanakan haknya untuk membeli saham baru sedangkan pemegang saham lain Medco Group tidak melaksanakan haknya. Cum dan ex di pasar reguler/negosiasi dijadwalkan sementara pada 23 dan 24 Mei 2017 sedangkan di pasar tunai dijadwalkan sementara pada 29 dan 30 Mei 2017 dengan periode perdagangan HMETD pada 31 Mei - 7 Juni 2017. Sekitar 60% dana hasil rights issue II ini akan digunakan untuk kebutuhan pengembangan usaha seperti penyaluran kredit dan 30% untuk pelunasan obligasi serta sisanya untuk kebutuhan investasi aset tetap.

Marketing Sales CTRA Pada Q1 Capai 12,58% Dari Target 2017

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) pada kuartal I 2017 mencatatkan prapenjualan ataumarketing salestak jauh berbeda dibanding kuartal I 2016. Per Maret,marketing salesmencapai Rp 1,22 triliun, tumbuh tipis dibandingkan dengan kuartal I 2016 yang sebesar Rp 1,1 triliun. Dengan melihat hasil tersebut, CTRA berharap di kuartal selanjutnya bisa meningkatkan penjualan. Sepanjang tahun ini, CTRA menargetkan marketing salesRp 9,7 triliun. Sehingga marketing salesCTRA di kuartal satu setara 12,58% dari target 2017. Di 2017, CTRA menyiapkan beberapa proyek baru, seperti Puri di Jakarta Barat, Citraland Cibubur, Citra Plaza, Citra Land Tallasa, Ciputra Beach Resort Sadana, dan proyek komersial yakni Ciputra Mall di Tangerang.

Penjualan Saham Waskita Toll Road Ditargetkan Selesai Juli

PT Waskita Toll Road Tbk (WSKT) menargetkan proses penjualan saham anak usahanya PT Waskita Toll Road selesai pada Juli tahun ini. Waskita Toll Road akan menerbitkan saham baru maksimal 20% dari modal disetor, yang kemudian diserap oleh investor strategis. Perseroan berharap minimal terdapat lima perusahaan yang tertarik menanamkan modal di Waskita Toll Road.

Per Maret PPRO Bukukan Marketing Sales 17% Dari Target Akhir Tahun


PT PP Properti Tbk (PPRO) membukukan realisasi marketing sales selama tiga bulan pertama tahun ini sekitar Rp600 miliar, atau sekitar 17% dari target yang ditetapkan perseroan pada 2017. Realisasi tersebut hanya sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu. PPRO targetkan marketing sales tahun ini sebesar Rp3,5 triliun, naik dibandingkan pencapaian tahun lalu Rp2,4 triliun


Stock Pick

PTBA

Pada perdagangan kemarin saham PTBA menguat ditutup di level 12825. Pergerakan saham PTBA selanjutnya diperkirakan pada kisaran 12600-12975.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten 12975

ICBP

Pada perdagangan kemarin saham ICBP kembali ditutup menguat pada level 8150. Pergerakan saham ICBP selanjutnya diperkirakan pada kisaran 8150-8250.
Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten 8250

JSMR

Pada perdagangan kemarin saham JSMR kembali ditutup menguat pada level 4610. Pergerakan JSMR selanjutnya diperkirakan pada kisaran 4550-4660.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak dapat menembus level resisten pada 4660

BBTN

Pada perdagangan kemarin saham BBTN menguat ditutup di level 2270. Pergerakan saham BBTN selanjutnya diperkirakan pada kisaran 2230-2300.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten 2300

BBNI

Pada perdagangan kemarin saham BBNI kembali ditutup menguat pada level 6250. Pergerakan saham BBNI selanjutnya diperkirakan pada kisaran 6150-6325.
Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten 6325

INDF

Pada perdagangan kemarin saham INDF kembali ditutup menguat pada level 7975. Pergerakan saham INDF selanjutnya diperkirakan pada kisaran 7875-8075.
Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten 8075

INTP

Pada perdagangan kemarin saham INTP kembali ditutup menguat pada level 16650. Pergerakan saham INTP selanjutnya diperkirakan pada kisaran 16500-16825.
Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten 16825


Disclaimer:
This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.
This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2017
Published on 2017-04-18 07:51:29 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"
PT. Waterfront Sekuritas Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh





INFO TERBARU
Mulai 26 november 2018 , Penyelesaian transaksi bursa di pasar reguler menjadi 2 hari bursa (T+2)