09 Oct

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 8 Oktober 2018 ditutup menguat 0,51% pada level 5761. Sektor konsumer mengalami kenaikan terbesar. Investor asing net sell Rp 900,21 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup mix dimana indeks Dow Jones ditutup menguat sedangkan indeks S&P500 dan Nasdaq Composite ditutup melemah. Sentimen negatif berasal dari kekhawatiran akan melambatnya ekonomi global setelah adanya tekanan jual pada bursa saham China dan yuan. China mengumumkan penurunan yang signifikan jumlah kas yang harus dipegang oleh perbankan sebagai cadangan, sebagai upaya untuk menurunkan bunga pinjaman dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Bank sentral China menurunkan GWM sebesar 100 basis poin untuk menambah likuiditas perbankan sebesar 750 miliar yuan. Potensi perlambatan ekonomi global yang dipelopori oleh pertumbuhan ekonomi China yang melambat mendorong koreksi pada saham sektor teknologi sehingga mendorong pelemahan pada indeks S&P500 dan Nasdaq Composite. Namun pelemahanindeks S&P500 berkurang dan ditutup hampir flat. Sebaliknya saham yang defensif seperti sektor utilitas, konsumer dan properti mengalami penguatan. Pasar obligasi AS kemarin ditutup karena libur hari Columbus. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG akan bergerak dikisaran level 5710 - 5820


News & Analysis

IPO Superkrane Oversubribed Hampir 11x

Penawaran umum perdana (IPO) saham PT Superkrane Mitra Utama Tbk kelebihan permintaan (oversubscribed) 991% atau hampir 11 kali. Hal ini menunjukkan tingginya animo investor terhadap saham Superkrane. Masa penawaran umum saham perdana Superkrane berlangsung 3-5 Oktober 2018 dengan harga pelaksanaan Rp 700 per saham. Jumlah saham yang dilepas mencapai 300 juta atau setara 20% saham setelah IPO. Sehingga, perseroan meraih dana Rp 210 miliar. Mayoritas saham IPO dialokasikan kepada investor jangka panjang, yang terdiri atas beberapa dana pensiun, aset manajemen, dan high networth investor. Sebanyak 50% dana hasil IPO digunakan untuk pembayaran uang muka pembelian crane baru, 25% untuk membayar utang dan sisanya untuk modal kerja.

Anak Usaha MCAS Bekerja Sama Dengan Telkomsel

Telkomsel berkolaborasi dengan PT Distribusi Voucher Nusantara (DIVA), anak usaha PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) dalam kerjasama solusi kasir digital T-Kiosk kepada pelanggan di segmen small medium enterprise (SME) atau usaha kecil menengah (UKM). Kerja sama ini untuk memperkuat penetrasi device, network dan application.merupakan satu-satunya operator yang menyediakan 200 dedicated account manager nasional yang siap melayani pelanggan small medium enterprise dan large enterprise.

SKYB Jajaki Masuk Bisnis Properti

PT Skybee Tbk (SKYB) menjajaki sejumlah alternatif pengembangan bisnis baru untuk menjadi kontributor utama pendapatan perseroan. Kendati masih dalam masa penjajakan, perseroan mempertimbangkan untuk masuk bisnis properti. Manajemen baru perseroan menargetkan hasildiligencesejumlah sektor bisnis baru dapat segera selesai pada akhir 2018. Perseroan berencana menjajaki bisnis properti berupa hotel dan apartemen. Bisnis hotel pun bisa dilaksanakan dengan beberapa opsi seperti pembangunan hotel maupun pengelolaan hotel melalui akuisisi. Setelah penentuan sektor bisnis mana yang akan dijajaki, perseroan akan langsung melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atauissueMaret 2019. Nilai PMHMETD tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan investasi bisnis baru perseroan.

LPPF Berencana Buyback 7% Senilai Rp1,25 Triliun

PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) berencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan mengalokasikan dana sebanyak-banyaknya Rp1,25 triliun. RUPSLB telah menyetujui untuk melakukan pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan sebanyak-banyaknya 7% dari modal disetor dan ditempatkan atau sebesar 204,25 juta saham. Buyback yang dilakukan maksimum 7%, dengan harga maksimum Rp13.330 per saham. Pelaksanaan buyback ini dilakukan dalam waktu paling lama 18 bulan sejak RUPSLB.

SILO Optimis Pendapatan Tumbuh 35%

PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SILO) optimistis target perseroan untuk meningkatkan pendapatan sebesar 35% atau mencapai USD62,52 juta sepanjang tahun ini dapat tercapai, dengan mengandalkan kontrak-kontrak baru perseroan. Selain kontrak-kontrak baru, perseroan juga baru saja membukukan perpanjangan kontrak dari Pertamina Hulu Energi (PHE) dengan nilai mendekati USD100 juta. Hingga akhir tahun ini, perseroan akan berpartisipasi dalam tender-tender untuk menjajaki proyek-proyek baru.

TBLA Tingkatkan Penjualan Biodiesel

PT Tunas Baru Lampung Tbk. (TBLA) meningkatkan penjualan biodiesel sejumlah 96.000 kilo liter sampai akhir 2018 dengan estimasi nilai Rp700,8 miliar. Pada kuartal IV/2018 perseroan mendapat kuota penjualan biodiesel sekitar 48.000 kilo liter. Sehingga, TBLA dapat memacu penjualan biodiesel sejumlah 96.000 kilo liter sampai akhir tahun ini. Dengan perhitungan harga biodiesel per liter ialah Rp7.300, TBLA dapat membukukan penjualan biodiesel sejumlah Rp700,8 miliar pada 2018


Stock Pick

BBCA

Pada perdagangan kemarin saham BBCA ditutup menguat pada level harga 23450. BBCA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 23200-23700. Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 23750

SMGR


Pada perdagangan kemarin saham SMGR ditutup tertahan pada level harga 9300. SMGR selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 9200-9400.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 9450

SMCB

Pada perdagangan kemarin saham SMCB ditutup tertahan pada level harga 1075. SMCB selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1060-1090.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1090

KLBF

Pada perdagangan kemarin saham KLBF ditutup menguat dilevel 1290. KLBF selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1270-1310.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1310

BBNI

Pada perdagangan kemarin saham BBNI ditutup tertahan pada level harga 6825. BBNI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 6725-6900.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 6925

TLKM

Pada perdagangan kemarin saham TLKM ditutup menguat pada level harga 3520. TLKM selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 3480-3560.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 3570


Disclaimer :

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.
This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2018 
Published on 2018-10-09 08:05:29 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"
PT. Waterfront Sekuritas Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh





INFO TERBARU
Mulai 26 november 2018 , Penyelesaian transaksi bursa di pasar reguler menjadi 2 hari bursa (T+2)