09 April

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari Senin 8 April 2019 ditutup melemah 0,75% pada level 6425. Sektor infrastuktur mengalami koreksi terbesar. Investor asing melakukan net buy Rp 842,29 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup mix, dimana indeks Dow Jones ditutup melemah sedangkan indeks S&P500 dan Nasdaq Composite ditutup menguat. Sentimen positif berasal dari kenaikan harga minyak mentah dan penguatan saham teknologi. Namun faktor negatif berasal dari kekhawatiran akan turunnya laba emiten pada kuartal I serta koreksinya saham Boeing sehingga mendorong indeks Dow Jones ditutup melemah. Menjelang earning season triwulan I, diprediksi rata-rata laba emiten dalam indeks S&P500 pada kuartal I lalu diperkirakan akan mengalami pertumbuhan negatif, merupakan yang pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir sejak tahun 2016. Rata-rata laba emiten diperkirakan turun 2,3%. Delta Airlines, JP Morgan dan Wells Fargo dijadwalkan akan merilis laporan keuangan pada pekan ini.factory orders bulan Februari tercatat turun 0,5% setelah bulan sebelumnya stagnan, namun sedikit lebih baik dibandingkan estimasi yang turun 0,6%. Harga minyak mentah menguat karena kekhawatiran berkurangnya suplay dari Libia. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG akan bergerak dikisaran level 6360 - 6480

News & Analysis


Pefindo Tegaskan Peringkat idA– Untuk BVIC

Pefindo menegaskan peringkat idA- atas PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) dan Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2017 serta peringkat idBBB+ untuk Obligasi Subordinasi II/2012 dan Obligasi Subordinasi III/2013. Pefindo juga menegaskan peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Tahun 2017 pada idBBB. Obligasi subordinasi Berkelanjutan I Tahun 2017 diberikan dua peringkat lebih rendah dari peringkat perusahaan untuk mengakomodasi risiko surat utang tersebut yang dapat diturunkan nilainya jika non-viability terjadi sebagaimana tercatat dalam peraturan Bank Indonesia Nomor 15/12/PBI/2013. Prospek untuk peringkat korporasi stabil.

MEDC Targetkan Akuisisi Ophir Selesai Q2/2019

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menargetkan akuisisi Ophir Energy dapat selesai pada kuartal II/2019. Menurut perseroan, akuisisi Ophir Energy merupakan peluang yang baik, karena perseroan akan memperoleh portofolio aset yang saling melengkapi, meningkatkan skala, diversifikasi, serta memberikan pertumbuhan yang bermanfaat bagi para pemangku kepentingan. MEDC memproyeksikan tingkat produksi akan menjadi 110 Mboepd setelah akuisisi Ophir Energy selesai. Ophir merupakan perseroan eksplorasi dan produksi hulu minyak dan gas yang tercatat di London Stock Exchange.

BUVA Anggarkan Capex Rp400 Miliar

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menganggarkan belanja modal sekitar Rp400 miliar. Dana ini akan dipergunakan untuk mendukung bisnis perusahaan pada tahun 2019. Perseroan juga akan menjaminkan lebih dari 50% kekayaan sebagai jaminan utang untuk mendapatkan pendanaan baru dari perbankan atau surat berharga. Besaran pinjaman BUVA tersebut sekitar USD130 juta-USD140 juta, namun jumlah ini sudah termasuk pinjaman yang ada sekarang. Nantinya dana pinjaman itu akan dimanfaatkan perseroan untuk mempercepat proses penyelesaian beberapa proyek hotel dan ekspansi bisnis baru.

POLY Targetkan Kontribusi Ekspor Meningkat Menjadi 30-35%

PT Asia Pacific Fibers Tbk. (POLY) menargetkan kontribusi ekspor dapat meningkat menjadi 30%-35% pada 2019, untuk melanjutkan kinerja positif sepanjang tahun ini.penjualan sebesar 19,82% sepanjang tahun lalu melampaui target pertumbuhan yang dipasang perseroan sebesar 10%. Perseroan juga mampu mencatatkan laba bersih sebesar USD12,83 juta pada tahun lalu, setelah mencatatkan rugi sebesar USD4,41 juta pada 2017.yang positif didorong sejumlah faktor eksternal seperti, perseroan yang memperoleh kelimpahan untung dari ketegangan AS dan China. Di samping itu, perseroan menggarap peluang pasar setelah AS keluar dari perjanjian dagang Trans-Pacific Partnership atau TPP.

GOOD Bukukan Kenaikan Laba 19%


PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (GOOD) meraih pendapatan sebesar Rp8,05 triliun pada 2018. Nilai itu meningkat 7,59% yoy dibandingkan pendapatan 2017 sebesar Rp7,48 triliun. Perseroan menjabarkan kinerja penjualan neto sejumlah Rp8,05 triliun, tumbuh dari tahun 2017 yang mencapai RP7,48 triliun. Laba bersih sebelum efek penyesuaian laba marging entity Rp425,48 miliar. Nilai itu meningkat 19,01% yoy dari sebelumnya Rp357,51 miliar.

GIAA Berpotensi Dapat Tambahan Pendapatan USD172 Juta

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) berpotensi meraih tambahan pendapatan senilai USD172,94 juta atau Rp2,42 triliun (kurs US$1 = Rp14.000) dari rencana transaksi antara PT Citilink Indonesia dan PT Mahata Aero Teknologi (MAT). Transaksi tersebut merupakan kerja sama penyediaan layanan konektivitas dalam penerbangan (in-flight connectivity) antara Citilink dengan MAT. Citilink merupakan anak usaha Garuda Indonesia


Stock Pick

BBRI

Pada perdagangan kemarin saham BBRI ditutup menguat pada level harga 4290. BBRI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 4240-4340
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 4350

KLBF

Pada perdagangan kemarin saham KLBF ditutup menguat pada level harga 1350. KLBF selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1330-1370.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1375

JPFA

Pada perdagangan kemarin saham JPFA ditutup menguat pada level harga 1850. JPFA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1830-1870.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1875

BBCA

Pada perdagangan kemarin saham BBCA ditutup menguat pada level harga 27575. BBCA selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 27250-27875. Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 27900

CPIN

Pada perdagangan kemarin saham CPIN ditutup menguat pada level harga 6550. CPIN selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 6475-6625.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 6650

WTON

Pada perdagangan kemarin saham WTON ditutup menguat dilevel harga 615. WTON selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 605-620.
Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 625


Disclaimer :

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.
This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2019
Published on 2019-04-09 08:14:48 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"
PT. Waterfront Sekuritas Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh





INFO TERBARU
Mulai 26 november 2018 , Penyelesaian transaksi bursa di pasar reguler menjadi 2 hari bursa (T+2)