05 April

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 4 April 2019 ditutup menguat 0,29% pada level 6494. Sektor perkebunan mengalami kenaikan terbesar. Investor asing net buy Rp 730,71 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup variatif dimana indeks Dow Jones menguat, indeks S&P500 menguat tipis, sedangkanNasdaq Composite ditutup melemah. Kenaikan pada saham Facebook dan Boeing mendorong penguatan pada indeks Dow Jones disaat saham sektor teknologi melemah karena investor cenderung menunggu hasil dari negosiasi dagang antara AS dan China. Negosiasi berlanjut di Washington mulai hari Rabu, setelah adanya pembicaraan pekan lalu di Beijing. Kedua belah pihak menyatakan optimis dalam memperoleh kemajuan negosiasi termasuk dalam hal perlindungan atas hak kekayaan intelektual dan transfer teknologi, namun belum mencapai kesepakatan akhir termasuk dalam penegakan hukum. Sementara itu data initial claims pekan lalu mengalami penurunan pada level terendah selama 49 tahun terakhir, yaitu sebanyak 202 ribu dari pekan sebelumnya 212 ribu dan lebih rendah dari estimasi 217 ribu. Pasar akan menantikan data nonfarm payrolls dan unemployment rate yang akan dirilis nanti malam. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG akan bergerak dikisaran level 6410 - 6525


News & Analysis


Rugi Bersih LEAD Bertambah Menjadi USD45 Juta


Rugi tahun berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk PT Logindo Samudera Makmur Tbk (LEAD) meningkat menjadi USD45,38 juta hingga periode yang berakhir 31 Desember 2018 dibandingkan rugi USD20,17 juta di periode sama tahun sebelumnya. Pendapatan turun menjadi USD26,89 juta dari pendapatan USD27,01 juta dan beban pokok tercatat sebesar USD25,39 juta turun dari USD28,02 juta membuat laba bruto diraih USD1,49 juta setelah mencatat rugi bruto USD1,00 juta. Rugi usaha meningkat menjadi USD38,32 juta dari rugi usaha USD13,37 juta salah satunya karena kenaikan tajam beban operasi lainnya menjadi USD36,13 juta dari beban USD8,13 juta tahun sebelumnya.


Anak Usaha GIAA Kerja Sama Dengan Mahata Aero Teknologi


Anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yakni PT Citilink Indonesia melakukan kerja sama penyediaan layanan konektivitas dalam penerbangan (In-Flight Connectivity). Kerjasama dilakukan dengan PT Mahata Aero Teknologi dengan nilai transaksi mencapai USD172.940.000 dimana transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi dan benturan kepentingan. Sebagai upaya peningkatan kinerja, perusahaan memiliki beberapa inisiatif untuk menghasilkan pendapatan yang salah satunya melalui kerja sama dengan investor yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam layanan In-Flight Connectivity dan In-Flight Entertainment.


MABA Batalkan Rencana MESOP dan Stock Split


RUPST PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan program Management and Employee Stock Options Program (MESOP) dan stock split. Sementara itu MABA menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 25% pada tahun ini. MABA menargetkan pendapatan sekitar Rp150 miliar pada 2019. Tahun lalu, perseroan mencatatkan rugi bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp203,07 miliar, jauh di atas rugi bersih tahun sebelumnya yang berada di posisi Rp68,32 miliar.


Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery Milik Inalum-ANTM Dimulai

Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) yang merupakan proyek sinergi BUMN Holding Industri Pertambangan, yakni PT Inalum dan PT Antam Tbk (ANTM), mulai peletakan batu pertama. Pembangunan proyek SGAR diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk tambang Indonesia, mengurangi impor alumina, menciptakan lapangan kerja baru, serta berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah. Pembangunan SGAR Mempawah ini membutuhkan biaya investasi sebesar USD850 juta dengan proporsi kepemilikan saham 60% Inalum dan 40% ANTM. Pabrik pemurnian grade alumina ini ditargetkan mulai berproduksi pada kuartal-I 2022 dan mampu menyerap tenaga kerja sampai 750 karyawan.


BULL Akan Rights Issue Senilai Rp935 Miliar

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mendapat persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau right issue. Perseroan berencana melepas saham baru sebanyak 3,40 miliar saham dengan target dana senilai maksimal Rp935 miliar. Harga pelaksanaan maksimal dengan harga Rp275 per saham. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk investasi pembelian kapal, karena perseroan masih memiliki beberapa prospek dari dalam negeri, minyak maupun peraturan domestic market obligation DMO batu bara.


UNVR Alokasikan Capex Rp1,1 Triliun


PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengalokasikan belanja modal sekitar Rp1,1 triliun pada 2019, tidak berbeda jumlahnya dengan belanja modal pada tahun lalu.modal biasanya sekitar 2,6% terhadap penjualan. Belanja modal ini akan digunakan untuk penambahan kapasitas produksi di pabrik eksisting dan penambahan alat distribusi seperti kabinet es krim. Di samping itu, belanja modal akan digunakan untuk investasi yang berkaitan dengan keberlanjutan dan efektivitas biaya


Stock Pick


BBNI

Pada perdagangan kemarin saham BBNI ditutup menguat pada level harga 9700. BBNI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 9600-9800

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 9850


BMRI


Pada perdagangan kemarin saham BMRI ditutup menguat pada level harga 7675. BMRI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 7575-7775.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 7800


BBRI

Pada perdagangan kemarin saham BBRI ditutup menguat pada level harga 4220. BBRI selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 4180-4260.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 4270


INDF

Pada perdagangan kemarin saham INDF ditutup menguat pada level harga 6425. INDF selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 6325-6500.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 6525


PTPP

Pada perdagangan kemarin saham PTPP ditutup menguat pada level harga 2230. PTPP selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 2200-2260.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 2270


KLBF

Pada perdagangan kemarin saham KLBF ditutup menguat dilevel harga 1535. KLBF selanjutnya diperkirakan akan bergerak di kisaran 1515-1550.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten pada 1555


Disclaimer :

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Sekuritas. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Sekuritas and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Sekuritas, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, comissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Sekuritas 2019
Published on 2019-04-05 08:27:39 (GMT +7)

Global Info Regional

Global Info Currency

Global Info Commodity

Links

INFO

PT. Waterfront Sekuritas Indonesia
Memberikan layanan atas transaksi
Repurchase Agreement (REPO)"
PT. Waterfront Sekuritas Indonesia Terdaftar dan Diawasi Oleh





INFO TERBARU
Mulai 26 november 2018 , Penyelesaian transaksi bursa di pasar reguler menjadi 2 hari bursa (T+2)